Kondisi Usaha Catering di Masa Pandemi Covid – 19

Di tahun 2019 kemarin terdapat suatu peristiwa yang sangat besar tepatnya pada tanggal 8 Desember di Cina merupakan sebuah peristiwa yang mengubah tatanan cara kehidupan dimana awalnya semuanya bisa bertemu di suatu tempat secara bersamaan tanpa adanya aksesoris penutup hidung & mulut yang dikenakan. 

Peristiwa ini juga membuat peraturan yang disebut dengan Social Distancing, dimana aturan ini membuat kita harus membuat jarak dari 1 personal ke personal lainnya.  Peristiwa ini juga banyak merugikan bidang kehidupan, seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, transportasi umum, konsumsi, dan sebagainya. Salah satu usaha yang cukup dirugikan di bidang konsumsi adalah usaha katering.

Dikarenakan wabah ini juga banyak acara – acara besar yang diberhentikan, seperti Live Nation Tour, Green Day, The Metropolitan Opera, dan lain – lain. Tidak menutup kemungkinan bahwa acara – acara kecil juga harus dibatalkan atau diundur pelaksanaanya karena acara ini, seperti acara hari raya besar, pernikahan, ulang tahun, dan lain – lain.

Acara kecil – kecil inilah merupakan salah satu pendapatan yang didapatkan usaha katering karena acara ini membutuhkan konsumsi yang kuantitasnya cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi yang banyak. Karena kuantitas ini banyak sekali pengusaha katering yang mengalami kerugian, karena kehilangan pesanan catering yang cukup banyak dari acara – acara yang dibatalkan karena wabah COVID – 19.

Foto Catering pelaminan

Dampak COVID – 19 Bagi Pengusaha Catering

Menurut Dewan Penasihat Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) menyebutkan bahwa tidak adanya kenaikan omzet di masa new normal, dan selama masa pandemi omzet mengalami penurunan sebanyak 40%. Data tersebut membuktikan bahwa pandemi COVID – 19 ini cukup membuat pengusaha katering drop.

Salah satu perusahaan catering yaitu Sofistika.co yang memiliki layanan catering wedding juga mengalami dampak dari kejadian ini.

Selain dari acara – acara yang merupakan pendapatan dari pengusaha katering ada juga dari perusahaan – perusahaan yang membutuhkan catering untuk kebutuhan konsumsi para karyawannya akan tetapi dari para pesanan dari perusahaan ini terjadi pemotongan karena jumlah kehadiran dari para karyawannya berkurang atau dibagi ke jadwal lainnya yang alhasil mengurangi kuantitas order dari perusahaan ini yang membuat kerugian yang cukup banyak karena kebutuhan dari perusahaan bisa berkurang 50%.

Akan tetapi dikarenakan masa pandemi yang cukup mencekik keadaan ekonomi para pengusaha katering ini banyak juga pengusaha katering yang memutar otak mencari ide untuk mengamankan keuangan usahanya, seperti salah satunya dengan membuat frozen food, nasi box hampers, dan ada juga yang sampai beralih profesi untuk menutup kerugian keuangan yang didapat dari COVID – 19.

Nasi Box Hampers untuk Pengusaha Catering

Nasi box hampers sendiri sebenarnya sama seperti nasi box umumnya, akan tetapi nasi box ini dihias sedemikian rupa disesuaikan dengan tema yang diinginkan pemesan, lalu nasi box hampers ini juga bisa digunakan sebagai pengganti dari prasmanan yang digunakan pada acara pernikahan, ulang tahun, dan lain – lain.

Desain dari nasi box hampers juga cukup estetis yang menarik untuk beberapa kalangan khususnya kalangan muda. Inovasi dari nasi box hampers juga bisa digunakan untuk menutupi beberapa kerugian dari para pengusaha katering yang cukup terpukul karena pandemi COVID – 19. Nasi box ini juga bisa dijadikan sebagai ucapan terima kasih, dan pemberian hadiah ke orang lain.

Dari beberapa benefit tersebut diharapkan para pengusaha katering juga bisa menggunakan inovasi ini dan akhirnya mungkin bisa menutup kerugian yang sudah terjadi pada saat pandemi COVID – 19. Penulis berharap dari beberapa solusi yang sudah disebutkan bisa menutupi kerugian dan tetap menjaga keuangan usaha tersebut.